Ancelotti Tak Mau Melatih Klub Papan Atas Ini

Carlo Ancelotti, Parma, Juventus, AC Milan, Chelsea, PSG, Real Madrid, Bayern Munchen
Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti adalah seorang pelatih berusia 57 tahun yang baru saja mengasuh salah satu klub papan atas asal Jerman, Bayern Munchen. Ia baru saja bergabung di Munchen pada musim panas tahun ini. Pelatih yang sudah terkenal seantero Eropa tersebut ternyata diketahui memiliki alasan tersendiri mengapa Ia tak mau melatih beberapa klub papan atas seperti Inter Milan, Marseille dan Atletico Madrid.

Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Ancelotti pernah menjadi pemain dengan posisi gelandang dari sekitar tahun 1976 sampai 1992. Tak banyak klub yang Ia kawal dan diantaranya adalah Parma, Roma dan Milan. Dari ketiga klub tersebut paling lama Ia bermain di AS Roma hampir 9 musim.

Ia mulai merintis karirnya sebagai pelatih sejak tahun 1995. Sebagai seoarang yang berdarah Italia, Ia mulai merintis dari negaranya kemudian setelah melewati 14 musim di Liga Italia mulai Reggiana, Parma, Juventus dan AC Milan, Ia mulai melatih liga Inggris (Chelsea) kemudian Liga Prancis (Paris Saint-Germain) lalu Liga Spanyol (Real Madrid) dan terakhir Liga Jerman (Bayern Munchen). Namun diantara klub tersebut, Ia paling lama mengasuh Milan.

Dari sanalah alasan mengapa Ancelotti tak mau melatih beberapa klub ternama di liga tertentu yang tak lain adalah untuk menghormati klub yang pernah dilatihnya.

Ancelotti tak mau melatih Inter di liga Italia karena Ia mengukir sejarah yang baik bersama Milan. Ia pernah memberikan dua kali gelar Liga Champions untuk Milan. Ancelotti mengatakan kepada Canal+, media asal Prancis, “Saya tidak akan pernah bisa melatih Inter Milan, saya tidak bisa melawan sejarah saya,”

Hal yang sama juga berlaku untuknya jika ingin melanjutkan karir kepelatihan di Prancis, ia tidak mau menjadi pelatih Marseille karena sudah pernah melatih PSG. Ia mengatakan “Cerita saya di Italia bersama Milan sedangkan di Prancis adalah PSG, Namun Saya menghormati Inter dan juga Olympique Marseille,”

Selai itu Ancelotti juga menegaskan bahwa dirinya juga tidak akan mampu melatih Atletico Madrid jika ingin menjadi pelatih di klub Spanyol. Hal ini disebabkan ia sudah pernah menjadi pelatih untuk rival satu kota Atletico yaitu Real Madrid. “Saya tidak akan pernah bisa kembali ke Spanyol untuk melatih Atletico Madrid, setelah saya mampu meraih sukses bersama Real Madrid,”.

Jika Ia sukses saat melatih Bayern Munchen, apakah Ia juga tak akan mengasuh TSV 1860 Munich? Namun tampaknya kali ini bukan karena kedua tim berada dalam satu kota melainkan sulitnya mengangkat tim dari Zweite Bundesliga ke liga utama. Kepoin web kphccltd.org untuk mengetahui berita bola terbaru hari ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *