Pemain ‘Cadangan’ yang Begitu Berharga Untuk Roberto Martinez

Posisi Kevin De Bruyne selama menjadi pemain timnas Belgia lebih sering mendapat cemoohan daripada dukungan. Hal ini tak luput dari perhatian sang pelatih yakni Roberto Martinez dan dia mengerti penyebab kondisi tersebut terjadi.

Pelatih dari Spanyol tersebut menilai jika Kevin De Bruyne sebenarnya adalah pemain yang berpeluang besar menjadi kapten di timnas Belgia nantinya, dan posisinya begitu penting dalam upaya timnas tampil di Piala Dunia 2018 yang lalu.

Andalan Manchester City tersebut memang tak dapat tampil buas selama memperkuat Belgia. Dia bahkan tidak menciptakan satu gol sekalipun di Piala Dunia 2018, namun pemain ini menjadi sosok yang penting saat mereka menang dalam laga terakhir Belgia kontra Jepang di babak 16 besar yang lalu, dengan hasil skor 3-2.

Roberto Martinez memberikan pujian atas kinerja pemain mudanya tersebut yang berhasil bermain dengan tenang walau berada dalam tekanan tim lawan, jelang laga babak perempat final kontra Brasil di Kazan, Sabtu (7/7) yang lalu.

“Posisinya dalam tim sering direndahkan. Kemungkinan karena pada level klub, dia merupakan pemain yang membuka peluang assist atau gol, dan hal tersebut membuatnya tidak begitu dipandang oleh para penonton dan pihak lainnya,” ucap Martinez.

Lebih lanjut, sang pelatih menuturkna jika ini merupakan kali pertama baginya menyaksikan Kevin berkembang menjadi pemain yang begitu penting di lapangan ketika terjadi hal-hal sulit bagi tim mereka.

“Saya pasti akan terus ingat saat kami tertinggal 0-2 kontra timnas Jepang dan dia menjadi pemain yang tenang, memberi kepercayaan pada tim untuk dapat bertindak lebih banyak dan tenang untuk mengejar ketertinggalan. Sebenarnya, dia punya peran penting bagi kami.” Tuturnya kemudian.

Lebih lanjut, dia menuturkan jika dengan adanya gol ketiga, hanya Kevin yang dapat melakukan hal baik tersebut. Sang pelatih mengaku tidak hanya terkesan dengan cara transisinya dari bertahan ke menyerang, namun passingnya yang sangat baik membuat semua serangan berjalan dengan pasti.

Nilai Pemain Timnas Belgia Kian Usai Piala Dunia 2018

Nilai para pemain Timnas Belgia usai perhelatan Piala Dunia 2018 kian meningkat. Hal ini terlihat dari data di bulan Juli 2018. Nilai mereka bahkan melampaui timnas Brasil apalagi saat mereka mencapai babak semifinal Piala Dunia 2018. Nilai para pemain ini diyakini sampai 547 juta euro atau sekitar Rp 9,22 triliun.

Tim Red Devils itu terdiri dari pemain yang berkualitas dan tampil dalam beberapa liga ternama di Eropa, khususnya Premier League. Akan tetapi, sebelum kompetisi empat tahunan ini, nilai beberapa pemain malah menurun. Salah satunya adalah kiper Thibaut Courtois.

Walau nama kiper yang satu ini termasuk dalam daftar kiper terbaik dunia, Courtois tidak begitu diperebutkan dalam bursa transfer. Akan tetapi, penampilannya kontra Brasil diyakini akan membuatnya kembali menjadi perebutan dan nilainya kian meningkat.

Pada pemain lini pertahanan, ada dua pemain Totttenham Hotsppur, yakni Jan Vertonghen serta Toby yang juga diyakini akan mengalami peningkatan nilai. Termasuk juga Vincent Kompany. Selain itu, ada pemain West Bromwich Albion, yaitu Nacer Chadli dan Thomas Meunier yang jadi unggulan di lini sayap timnas. Untuk lini tengah ada Axel Witsel dan Marouane Fellaini, yang pada bursa musim ini akan mengalami penigkatan juga.

Sementara pada lini depan Timnas Belgia, ada Eden Hazard dan Romelu Lukaku yang tak begitu populer di Chelsea dan Manchester United. Berbeda dengan Kevin De Bruyne, yang menjadi faorit di Manchester City, khususnya saat mendapatkan piala Premier Laegue 2017-2018.

Perkiraan Nilai Pemain Timnas Belgia

Thibaut Courtois : 60 juta euro (Rp 1,01 triliun)

Toby Alderweireld : 40 juta euro (Rp 674,4 miliar)

Vincent Kompany : 10 juta euro (Rp 168,6 miliar)

Jan Vertonghen: 32 juta euro (Rp 539,5 miliar)

Thomas Meunier: 15 juta euro (Rp 252,9 miliar)

Nacer Chadli: 10 juta euro (Rp 168,6 miliar)

Axel Witsel: 18 juta euro (Rp 303,4 miliar)

Marouane Fellaini: 12 juta euro (Rp 202,3)

Eden Hazard: 110 juta euros (Rp 1,85 triliun)

Kevin De Bruyne: 150 juta euro (Rp 2,52 triliun)

Romelu Lukaku: 90 juta euro (Rp 1,51 triliun).

Timnas Islandia Sukses Masuk Piala Dunia 2018

Usai temui jalan buntu sebanyak 13 kali pada babak kualifikasi, Setelah menanti selama 88 tahun Islandia akhirnya dapat tembus tingkat sepakbola tertinggi dunia, sejarah dicatatkan Timnas Islandia dengan berhasil lolos untuk pertama kali ke final Piala Dunia 2018.

Upaya menciptakan se­pakbola mereka akhirnya menjadi hasil yang oke, Hal tersebut jadi amat ber­arti untuk mereka. Mula-mula bikin mereka kerepotan mencari waktu untuk anak-anak bermain sepakbola, karena keadaan Islandia yang miliki cuaca unik.

Di Kesempatan sebelumnya seperti apa rumput artifi­sial miliki efek yang besar untuk perkembang­an sepak bola di negara Norwegia di tahun 1990.

Lebih dari 30 lapangan indoor dan 150 miniarena sudah dibuat sepanjang 16 tahun supaya tanpa harus ada ken­dala angin kencang dan udara yang dingin dapat tampil di atas lapangan. Dengan sedikit keberhasilan tingkat dunia pun seperti sebuah pembuktian betapa suksesnya Islandia.

Sedari tahun 1930 cuma bisa menjadi penonton di ajang tersebut. Presiden Fede­rasi Sepak Bo­la Islandia (KSI) Gudni Bergsson mengatakan kalau hal ini seperti sebuah mimpi, sekarang akhirnya mereka ikut ambil bagian. Menjuarai kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup I zona Eropa mereka memulainya. Dengan 7 hasil oke, 2 kali kalah, dan 1 kali imbang mereka catatkan 22 poin. Mereka lewati Kroasia yang sudah 4 ka­li lolos ke Piala Dunia, dengan berselisih 2 poin.

Kesalahan 4 tahun lalu tidak ­ingin mereka ­ulangi lagi, di babak kualifi­ka­si Islandia bermain amat agresif namun pada akhirnya perlu tergusur oleh Brasil pada babak play off, tinggal satu langkah lagi.

Upaya mereka sampai ke Rusia berawal dari 2 tahun yang lalu, usai 4 tahun yang la­lu gagal. mereka naik sampai ba­bak perempat final lewat gelaran Euro dan yang tak bisa ditebak adalah, me­re­ka menangkan laga atas 2 tim besar dunia, Belanda dan Inggris di kualifikasi grup dan 16 Besar.